Like Us on Facebook

Follow Us on Twitter

Kontak Kami Dengan Email

 

Kunjungan Tim UKAI OSCE

IMG 2090

Objective Structured Clinical Examination (OSCE) merupakan bagian dari sistem assessment untuk menilai kompetensi calon apoteker dalam tiga bidang yaitu pharmaceutical science, pelayanan farmasi dan distribusi obat.

Sekolah Tinggi Farmasi Bandung (STFB) telah melaksanakan OSCE dan CBT secara internal sebagai syarat kelulusan mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker (PSPA), mahasiswa mengikuti serangkaian ujian yang meliputi sidang Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) komprehensif, Ujian Penulusuran Pustaka (UPP), Computer Based Test (CBT) dan OSCE. CBT merupakan suatu tes yang menguji pemahaman mahasiwa dalam bidang farmasi. Sedangkan OSCE adalah tes  yang menguji skill dan profesionalisme mahasiswa dalam berperan sebagai apoteker.

Dalam persiapan OSCE tahun ini STFB menerima kunjungan dari Tim Uji Kompetensi Apoteker Indonesia (UKAI) OSCE yang diwakili oleh Ibu Ikeu Dhiah Rachmawati, S. Farm., M Farm-Klin., Apt. dan disambut hangat dengan penuh keakraban oleh Manajemen STFB. Kunjungan kali ini diawali dengan sharing season seputar OSCE dan CBT dari Tim UKAI, sedangkan dari STFB diwakili oleh Ibu Patonah, S.Si, M.Si, Dr, Apt yang memaparkan tentang pengalaman pelakasanaan kegiatan OSCE & CBT di STFB sejak 2012 dan diikuti oleh jajaran manajemen  Entris Sutrisno ,S.Farm.,MH.Kes., Apt., Drs. Rahmat Santoso, M.Si, M.HKes., Apt., deden indra Sinatra, S.Si, M.Si., Agus Sulaeman, M.Si, Dr., Ida Lisni, M.Si, Dra, Apt., R. Herni Kusriani, M.Si, Apt., Drs. JM Weking, M.Kes, Apt.


Tim UKAI melakukan survey kesiapan STFB dalam menyelernggarakan OSCE baik dari manajemen maupun sarana dan prasarana dengan mengunjungi beberapa ruangan seperti Apotek Teaching, Laboratorium kimia komputasi, teknologi farmasi, analisis dan instrumentasi, Computer dll. “Dengan telah dilaksanakannya kegiatan OSCE secara internal sejak 2012, STFB sudah mampunyai pengalaman dalam kegiatan ini, yang ditunjang dengan sarana dan prasarana yang cukup memadai di STFB, sehingga STFB mampu menyelenggarakan OSCE secara mandiri”.

Dengan mengikuti serangkaian ujian tersebut diharapkan mahasiswa mendapatkan bekal dan memilki kompetensi, keterampilan farmasi yang baik sehingga mampu bersaing dan dapat memberikan pengabdian sebagai apoteker kepada masyarakat. 

*redyriyady

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn

Last Updated on Tuesday, 19 September 2017 10:16

Go to top